Kamis, 23 Mei 2019

Sejarah Tradisi Berbagi Hidangan Berbuka dan Sahur



Suasana berbuka puasa di Masjid Cheng Hoo Surabaya (Istimewa)

Banyak tradisi unik yang dijumpai selama Ramadhan. Salah satunya, berbagi hidangan berbuka ataupun sahur. Di kalangan masyarakat Timur Tengah, tradisi iki akrab disebut ma’idat ar-rahman atau “hidangan Tuhan”. Belakangan, tradisi ini banyak dilakukan kaum Muslim di seantero dunia.

Di Indonesia, tradisi seperti ini banyak digelar di masjid- masjid, perkantoran, dan yayasan-yayasan tertentu. Termasuk yang dilakukan masyarakat di wilayah Surabaya dan Sidoarjo. Kaum muslim yang shalat Magrib di masjid-masjid saat Ramadhan, tak perlu takut tidak bisa membatalkan puasa. Karena makanan di tempat-tempat ibadah ini, selalu melimpah.

Kini, tradisi ini selangkah lebih maju. Jamuan berbuka atau sahur bisa  diantarkan (delivery) langsung kepada mereka yang tengah berpuasa. Ada yang disalurkan di jalan-jalan atau tak sedikit yang diantar di depan rumah.

Berbuka di Masjid Al Akbar Surabaya (Istimewa)


Sejak kapankah tradisi maidat ar-rahman itu muncul?

Ada banyak versi sejarah yang menyebutkan perihal awal mula tradisi tersebut. Dalam esai berjudul “Mawaid Ar Rahman; Tarikh min At Taqarrub Ila Allah” dalam koran Al Ahraam Du’a Kamal diuraikan beberapa versi sejarah munculnya tradisi memberikan hidangan atau berbuka itu.

Ia mengatakan bahwa sebagian pakar sejarah meyakini akar tradisi “hidangan Tuhan” sudah muncul pada zaman Rasulullah SAW. Saat berada di Madinah, sejumlah delegasi dari Thaif yang masuk Islam memutuskan berdomisili sementara di kota yang konon bernama Yatsrib itu. Rasulullah bersama Bilal bin Rabah mengantarkan sajian berbuka dan sahur kepada mereka.

Tradisi positif ini dilanjutkan oleh para khalifah sesudah Rasulullah. Khalifah Umar bin Khatab bahkan pada 71 H mendirikan Dar Ad Dhiyafah, sebuah lembaga yang didirikan khusus untuk menyambut para tamu dan melayani mereka yang berpuasa.

Aktivitas inipun menjadi inspirasi bagi generasi selanjutnya di kawasan Arab dan wilayah sekitar. Di Mesir, misalnya, tradisi tersebut tumbuh dan berkembang sebagai bagian budaya yang mengakar di masyarakat. Menurut Du’a, sang kolumnis, tradisi “hidangan Tuhan” di Mesir memiliki sejarah panjang. Ia menyebut, Al Laits Bin Sa’adlah yang menyebarkan tradisi itu. Ia adalah ahli fikih yang kaya dan hartawan.

Meskipun santapannya selama Ramadhan sangat sederhana, tetapi ia menyajikan menu terlezat bagi mereka yang berpuasa. Menu favorit yang disajikan kala itu ialah bubur, hingga terkenal dengan sebutan “bubur al-Laits”.

Berbuka puasa di Masjid Al Azhar Mesir. (Istimewa)

Ketika Ahmad Ibn Thulun mendirikan Dinasti Thulun pada 868 M-967 M, tepatnya pada tahun keempat masa pemerintahannya, ia mengumpulkan para jenderal, saudagar, dan tokoh-tokoh penting dalam jamuan pada hari pertama puasa. Dalam pertemuan itu, ia menyerukan agar mereka berbagi atas keleluasaan harta yang mereka miliki terhadap para dhuafa dan golongan yang membutuhkan.

Sedangkan, pada era Dinasti Fatimiyah (909-1171 M) berdiri lembaga yang dikenal dengan sebutan Dar Al Fithrah. Salah satu tokoh terkemuka yang aktif bergelut dan menghidupkan tradisi ini lewat lembaga itu ialah Amir Ibn Ad Dharrat.

Ia memiliki tanah yang menghasilkan juataan dinar setiap tahunnya. Sebagian harta tersebut ia infakkan setiap Ramadhan dengan menyediakan hidangan yang panjangnya mencapai 500 meter.

Saat Khalifah Muiz Liddinillah berkuasa, ia memberikan hidangan berbuka bagi para orang yang berpuasa. Lokasinya dipusatkan di Masjid Amru Bin ‘Ash. Selama Ramadhan, ia mengeluarkan 1.100 jenis makanan dari istananya untuk dibagikan kepada para fakir dan kaum dhuafa pada bulan suci ini.

Kampoengrasa mengucapkan terima kasih kepada tetangga, sahabat, kolega, pelanggan baru, yang telah mengamanahkan tradisi berbagi ini kepada kami. Sejak awal hingga menjelang akhir Ramadhan seperti sekarang...

Sumber: https //republika.co.id/berita/ramadhan/tradisi-ramadhan/prwf37313/sejarah-tradisi-berbagi-hindangan-berbuka-dan-sahur

Selasa, 07 Mei 2019

Pahala Besar Di Balik Anjuran Memberi Makan Berbuka Puasa



Bincangsyariah.Com- Puasa merupakan ibadah yang paling disenangi di sisi Allah SWT. Dalam surat Az-Zumar Allah berfirman “Semua amal Bani Adam akan dilipat gandakan kebaikan sepuluh kali sampai tujuh ratus kali lipat. Kecuali puasa, maka ia untuk-Ku dan Aku yang akan memberikan pahalanya.”

Menurut Ibnu Abdul Baar ungkapan puasa untukku menunjukkan bahwa puasa adalah ibadah yang paling dicintai-Nya dan hanya Allah yang mengetahui seberapa besar pahalanya. Ini menjadikan puasa mempunyai kelebihan tersendiri dibandingkan ibadah lainnya.

Karena di bulan Ramadan setiap kebaikan Allah janjikan ganjaran berlipatganda, karena itulah Ramadan sarat sebagai moment saling memberi, sebab setiap muslim berlomba-lomba melakukan kebaikan sebanyak-banyaknya.

Dalam beberapa daerah moment tersebut larut dalam tradisi saling hantar makanan kepada kerabat ataupun tetangga. Sedang di beberapa kota besar, tradisi itu terwujud dalam tradisi menghantar makanan ke masjid untuk buka puasa para fakir miskin, untuk pekerja yang dalam perjalanan pulangnya singgah berjamaah di masjid, atau juga bagi para pencari ilmu jika masjid tersebut berada di kawasan permukiman mahasiswa.

Bagi hamba yang menyisihkan sebagian untuk memberikan hidangan berbuka bagi orang yang puasa dijanjikan pahala sangat besar. Pahalanya sama besar seperti pahala orang yang berpuasa. Demikian yang dijanjikan dalam sebuah hadis Nabi Muhammad Saw.,
«مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِمْ، مِنْ غَيْرِ أَنْ يَنْقُصَ مِنْ أُجُورِهِمْ شَيْئًا»
“Nabi Muhammad Saw. bersabda, ‘Barang siapa memberi makan orang puasa maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut tanpa mengurangi pahala orang yang sedang berpuasa itu sedikitpun.'” Tirmizi mengatakan hadis tersebut sebagai hadis hasan shahih.

Menurut Mahmud Thahan mengutip perkataan As-suyuti dalam Al-Rawi, bahwa ungkapan hasan sahih tersebut menunjukkan perbedaan pendapat di antara ulama dalam menghukumi sebuah hadis.

Artinya, jika hadis tersebut memiliki satu jalur sanad maka hadis tersebut hasan menurut kelompok yang satu dan sahih menurut kelompok satunya. Jika memiliki dua jalur sanad, maka hadis tersebut hasan dari sanad ini dan sahih berdasarkan sanad satunya.

Selain Tirmizi, hadis anjuran memberi makan berbuka tersebut diriwayatkan oleh sejumlah ahli hadis lainnya, di antaranya; An-Nasai, Ibnu Majah, Al-Darimi, Ahmad, Al-Thabari, Baihaqi, Ibnu ‘Akasir, Ibnu hibban.

Mengenai maksud hadis di atas Al-‘Atsimin menjelaskan dalam kitabnya Syarah Riyadh al-Shalihin, bahwa yang dimaksudkan berbuka disini adalah yang mengenyangkan karena yang demikian lebih memberikan manfat bagi yang berpuasa. 

Tetapi ada juga sebagian ulama lainnya berpendapat sekalipun hanya kurma maka ia tetap mendapatkan pahala seperti orang yang berpuasa.

Momen saling memberi akan semakin bermakna tatkala orang yang menyantap hidangan buka puasa dari kita mendoakan kita dengan doa yang diajarkan Nabi Muhammad Saw. Berikut ini:
اللَّهُمَّ أَطْعِمْ مَنْ أَطْعَمَنِى وَأَسْقِ مَنْ أَسْقَانِى
“Ya Allah, berilah ganti makanan kepada orang yang memberi makan kepadaku dan berilah minuman kepada orang yang memberi minuman kepadaku (HR. Muslim)”

Mari kita manfaatkan bulan Ramadan ini meraih pahala sebanyak-banyaknya. Jika punya rezeki lebih mari kita saling berbagi. Baik berupa makanan besar/ makan malam, kue, kurma, ataupun hanya dengan segelas minuman manis. Jika itu semua ikhlas karena Allah Ta’ala, Ia membalasnya dengan memberikan keutamaan yang disebutkan di atas. Allahu a’lam***

Dikutip dari:  https://bincangsyariah.com/ubudiyah/pahala-besar-di-balik-anjuran-memberi-makan-berbuka-puasa/

Produk Kampoengrasa Ramadhan : Nasi Bungkus, Nasi Kotak sederhana, Nasi Kotak komplit
Nasi Bungkus
Isi Nasi Bungkus


Mie

Menu Nasi Kotak Sederhana

Add caption

Jumat, 19 April 2019

Manfaat Acar Timun dan Wortel Bagi Kesehatan



Acar merupakan salah satu jenis makanan olahan wajib yang sering kita temui di ruma –rumah makan atau restoran. Terutama yang menyajikan makanan berbau gorengan dan berbau daging yang berat, seperti daging kambing.

Biasanya bahan acar yang sering diolah adalah jenis acar timun dan wortel. Jenis acar ini sering ditemui pada tukang penjual sate, soto dan juga nasi goreng. Lepas dari apakah  mereka berjualan secara berkeliling atau berjualan di restoran.

Apa saja manfaat acar timun dan wortel ?


Tak banyak yang tahu, ternyata acar timun dan acar wortel memiliki banyak sekali manfaat yang sangat baik untuk tubuh kita. Manfaat ini bisa diperoleh dari acar yang dikonsumsi sebagai menu sampingan, ataupun dimakan begitu saja sebagai camilan, meski disarankan agar tidak terlalu banyak.

Apa saja manfaat dari acar timun dan wortel? Berikut ini adalah beberapa manfaat dari acar timun dan wortel :

    Sebagai pendamping makanan


Manfaat acar timun dan juga wortel yang pertama adalah sebagai salah satu pendamping dari jenis – jenis makanan tertentu. ini pasti sudah tidak asing lagi bagi anda, karena acar timun dan wortel sering dimanfaatkan sebagai pendamping makanan :

    Sate ayam dan sate kambing
    Nasi goreng
    Soto santan
    Dan pendamping dari berbagai jenis makanan lainnya.

    Sebagai camilan


Bagi anda yang sering cemal-cemil, biasanya acar timun dan wortel ini juga bisa anda konsumsi begitu saja sebagai camilan. Meskipun terdengar tidak biasa, tapi ada juga orang yang suka mengkonsumsi acar timun dan wortel secagai camilan sehari–hari. Biasanya itu dilakukan sambil menunggu waktu makan tiba.

    Sebagai penyegar

Kandungan air dan juga cuka yang ada pada acar timun dan wortel membuat acar timun dan wortel dapat dimanfaatkan sebagai penyegar tubuh. Terutama saat  tubuh sedang terasa lemas dan mengantuk. Rasa asam dan segar yang dihasilkan oleh acar timun dan wortel dapat membuat tubuh anda menjadi lebih segar. Efeknya, anda dapat lebih bersemangat dalam beraktivitas.

    Mengobati diabetes


Timun dan juga wortel yang ada pada acar timun dan wortel memiliki kandungan yang sangat baik untuk mencegah diabetes. Bagi anda yang memilki gejala–gejala diabetes, silakan mencoba mengkonsumsi acar timun dan wortel untuk mengurangi gejala–gejala diabetes yang anda alami.

    Menjaga kadar kolestrol di dalam tubuh


Bagi anda yang takut kolesterol naik setelah menyantap makanan berat, seperti sate kambing dan juga nasi goreng, maka anda dapat mengkonsumsi acar timun dan wortel. Kandungan alami dari acar timun dan wortel bisa menjaga dan menurunkan kadar kolestrol berlebihan yang ada di dalam tubuh anda.

    Mampu mengontrol tekanan darah


Sama seperti kolestrol, biasanya setelah mengkonsumsi makanan–makanan yang berkalori tinggi dan juga memiliki lemak tinggi, seperti nasi goreng, sate ayam, dan soto santan, tekanan darah anda akan naik. Untuk menetralisir naiknya tekanan darah tersebut, anda dapat menambahkan acar timun dan wortel untuk mengontrol naiknya tekanan darah anda.

    Mencegah sembelit


TImun dan juga wortel yang terdapat pada acar timun dan wortel memiliki kandungan serat yang cukup tinggi. Hal ini memiliki manfaat yang sangat penting bagi anda untuk menjaga kesehatan pencernaan anda, terutama anda yang mengalami sembelit ataupun susah buang air besar.

    Anti kanker

Acar timun dan wortel juga memilki kandungan antioksidan yang tinggi, sehingga mampu untuk menangkal radikal bebas. Salah satu efek penting dari hal ini adalah pencegahan terhadap kemunculan sel kanker yang ada di dalam tubuh anda. dengan mengkonsumsi acar timun dan wortel, maka anda bisa terhindar dari bahaya penyakit kanker.

    Baik untuk kesehatan pencernaan

Seperti sudah disebutkan sebelumnya, acar timun dan wortel memiliki kandungan serat yang tinggi. Hal ini sangat baik untuk menjaga kesehatan pencernaan tubuh anda menjadi lebih baik, dan terhindar dari berbagai macam gangguan – gangguan pencernaan.

    Menghilangkan racun dalam tubuh

Timun dan juga wortel yang menjadi bahan dasar pembuatan acar timun dan wortel memiliki kandungan anti bakteri dan juga antiracun yang sangat baik. Hal ini dapat membuat kerja hati menjadi lebih ringan, dan proses detoksifikasi atau pembuangan racun tubuh menjadi lebih lancar dan baik.

    Menjaga daya tahan tubuh

Kandungan vitamin yang ada pada timun dan wortel memiliki manfaat yang sangat baik untuk menjaga daya tahan dan juga imunmitas tubuh. Hal ini sangat baik untuk mencegah kemunculan berbagai macam penyakit yang kemungkinan dapat menyerang tubuh karena kurangnya imunitas, seperti :
    Influenza
    Batuk
    Demam
    Meriang


    Anti bakteri

Timun dan juga wortel yang menjadi bahan utama pembuatan acar juga memiliki manfaat yang sangat baik untuk mencegah masuknya bakteri ke dalam tubuh, dan juga mampu untuk membunuh bakteri yang sudah terlanjur masuk ke dalam tubuh.

    Mencegah dehidrasi

Kandungan air pada acar timun dan wortel memiliki manfaat yang baik untuk menggantikan air dan juga ion tubuh yang hilang., meskipun demikian, proses ini hanya sementara, dan anda tetap harus mengkonsumsi air untuk mencegah munculnya dehidrasi itu kembali.

    Baik Untuk kesehatan mata
Sudah bukan rahasia umum lagi, wortel memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan mata anda. meskipun kandungan wortelnya sedikit, namun paling tidak acar timun dan wortel mampu untuk menjaga kesehatan mata anda, karena adanya kandungan vitamin A pada wortel tersebut.

    Dapat menangkal radikal bebas

Acar timun dan wortel juga memiliki kandungan antioksidan yang tinggi. Hal ini sangat penting untuk menjaga tubuh dari serangan radikal bebas yang dapat berakibat buruk bagi tubuh. Selain kanker, radikal bebas juga dapat menyebabkan penyakit – penyakit lainnya, dan juga dapat menjadi salah satu penyebab terjadinya proses penuaan dini.

Cara membuat acar timun dan wortel
Untuk mengolah timun dan juga wortel menjadi acar, caranya sangatlah mudah. Anda hanya perlu meniapkan beberapa bahan. Apa saja bahannya? Berikut ini adalah bahan – bahan yang harus anda siapkan untuk membuat acar timun dan wortel :

    Wortel segar
    Timun segar
    Cuka dapur
    Air matang
    Gula garam
    Toples

Itulah beberapa bahan yang perlu anda siapkan untuk mengolah acar timun dan wortel. Untuk membuatnya, berikut ini adalah langkah – langkah membuat acar timun dan wortel :

    Potong timun dan juga wortel dalam bentuk dadu yang kecul
    Masukan timun dan wortel ke dalam sebuah toples
    Tambahkan ari, cuka, gula, dan juga garam pada toples yang berisi timun dan wortel
    Takaran bahan tersebut disesuaikan dengan selera anda, ingin lebih asin, atau lebih asam
    Tutup rapat toples, simpan selama 1 – 2 hari sebelum dikonsumsi.

Itulah langkah – langkah mudah dalam membuat acar timun dan wortel

Itulah beberapa manfaat penting dari acar timun dan wortel yang mungkin belum anda ketahui. Semoga artikel mengenai manfaat dari acar timun dan wortel ini berguna bagi anda semua.


Sumber: https://manfaat.co.id/manfaat-acar-timun-dan-wortel

Sabtu, 15 Desember 2018

Etalase Nasi Gratis di Surabaya



Tren berbagi untuk warga Surabaya semakin meluas. Bahkan saat ini, sedikitnya ada 4 masjid di kota ini yang sudah menyediakan etalase nasi gratis.

Etalase mini yang disediakan di serambi masjid itu isinya beragam. Mulai dari nasi bungkus, nasi kotak berikut air mineral. Semuanya disediakan gratis, meski jadwal buka etelase ini beragam.

Salah seorang donatur mengaku banyak diuntungkan oleh ketersediaan etalase sedekah ini. "Kami puas, bisa berbagi makanan untuk jamaah masjid yang membutuhkan," ujar Syahroni (45), salah satu donatur nasi bungkus.

Masjid Al Qithaar di Jalan Tapak Siring, Tambaksari, Surabaya misalnya. Etalase gratis sumbangan pasangan suami istri yang tak mau disebut namanya itu, selalu terisi nasi bungkus.

Etalase mini ini kadang berisi puluhan dan bahkan hingga ratusan nasi bungkus sumbangan donatur tak dikenal. Bahkan usai Shalat Jum'at, pihak takmir harus turun tangan membantu suplai nasi bungkus untuk jamaah yang lumayan banyak.

       


Seorang tukang becak, Sutimin, mengaku diuntungkan nasi bungkus ini. Makanan gratis itu membantunya untuk menekan biaya hidup. "Rasanya enak, menunya ganti-ganti tapi selalu komplit," ujarnya.

Selain masjid Al Qithaar, etalase nasi gratis itu juga tersedia di Masjid Baitul Fattah, Jalan Raya Manukan Tama Surabaya. Masjid tertua di Surabaya, Masjid Rahmat di Jalan Kembang Kuning Surabaya juga sudah ada etalase nasi gratis. Termasuk Masjid Nurul Hidayah di Jalan Tanah Merah Indah, Surabaya.

Sebagian masjid juga sudah mulai sering menyediakan nasi bungkus gratsi mesji tanpa etalase. Diantaranya masjid di depan kantor DPC Hanura Surabaya dan masjid di Jalan Raya Mastrip Surabaya.

               

Kampoengrasa siap membantu penyediaan nasi kotak/foam/nasi bungkus, harga mulai Rp10 ribu.

                                   
Sumber: https://kumparan.com/@kumparannews/etalase-nasi-gratis-di-surabaya-dari-hamba-allah-1543486644975312493


Selasa, 27 November 2018

Mengapa Harus Nasi Kotak



Foto: Ilustrasi

Nasi kotak alias box adalah makanan yang disajikan dalam dus berbentuk kotak. Box berisi nasi lengkap dengan aneka ragam lauk-pauk ini, banyak dipilih karena praktis.

Seorang tuan rumah yang hendak menggelar sebuah acara misalnya, lebih memilih nasi box sebagi sajian untuk para tamu. Selain bisa membuat nyaman para tamu, nasi box ini bisa mencegah antrean. Tuan rumah juga tidak perlu repot memasak atau mencuci piring.

Nasi komplit berbentuk box juga bisa disediakan sesuai dengan jumlah tamu. Sehingga tuan rumah tidak perlu khawatir tamunya yang datang paling akhir, bakal kehabisan sayur atau lauk. Karena semuanya sudah tersaji utuh dalam setiap nasi box.

Nasi box juga bisa dibawa pulang para tamu yang sedang tidak berselera makan. Dalam event tertentu seperti pengajian, biasanya tuan rumah juga menyediakan box berisi jajanan. Mereka hanya perlu menyiapkan tas kresek untuk membantu memudahkan para tamu membawa pulang nasi box dan jajanan tersebut.

Meski memiliki banyak keuntungan, tentu saja nasi box juga ada kelemahannya. Tuan rumah misalnya, harus benar-benar bisa memastikan nasi box itu dipesan dari catering yang tepat.

Selain soal rasa, faktor harga dan bentuk kemasan, jarak lokasi catering biasanya juga dijadikan pertimbangan seseorang untuk memesan nasi box.

Saat ini, ada banyak iklan dari catering pembuat nasi box di paman google. Tapi hingga saat ini, informasi  dari mulut ke mulut jauh lebih bisa dipertanggungjawabkan ketimbang iklan.

Jangan terpacu pada harga murah. Karena nasi box yang disajikan itu merupakan prestise tuan rumah. Mereka tentu tidak ingin membuat para tamu undangannya menjadi kecewa.



Kampoengrasa siap membantu menyediakan nasi box untuk kegiatan arisan, pengajian, pernikahan, khitanan, seminar, dan sebagainya. Anda bisa memilih berbagai menu. Silakan hubungi kami atau datang langsung ke pondok kecil kami, di Perumahan Griyo Taman Asri.

Senin, 26 November 2018

Etalase Makanan Gratis untuk Kaum Dhuafa

Ternyata inovasi bisa muncul dalam bidang apapun, termasuk kebiasaan beramal sholeh. Seperti yang terlihat di Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto, Jawa Tengah.

Sebuah etalase kaca menempati teras di depan kios di komplek Universitas Jenderal Soedirman. Dilihat sepintas, etalase ini mirip dagangan makanan. Karena di dalamnya memang berisi makanan dan minuman siap santap. Tapi siapa sangka kalau makanan di etelase itu gratis.

Adalah Slamet Riyadi yang punya ide membuat inovasi sedekah ini. Pengusaha muda ini memang memiliki kebiasaan bersedekah dengan cara berbagi makanan kepada kaum dhuafa dan siapapun yang membutuhkan.

Dikutip dari Liputan6.com, Senin 26 November 2018, Slamet menjalankan kebiasaannya sejak lima tahun lalu. Setiap hari dia membagikan sendiri makanan dan minuman kepada para tukang parkir, tukang becak, pemulung, dan pengemis untuk memberikan makanannya.

Ide Baru

Dalam perkembangannya, Slamet menghadapi beragam kendala saat hendak bersedekah. Contohnya, ketika ada kaum dhuafa yang sangat membutuhkan, Slamet belum menyiapkan makanan dan minuman.

Pengusaha inii juga kerap kewalahan membagi waktu untuk berbagi makanan. Dari kendala itu, muncul ide membuat tempat khusus seperti kotak amal, yang berisi makanan. Dia pun membuat sebuah etalase. Kotak kaca berisi nasi gratis itu dibubuhi tulisan 'Siapapun bisa mengambil, siapapun bisa mengisi'.
Etalase amal nasi gratis di Purwokerto
"Ini biar praktis, selama ini bagi-bagi di jalan.Tapi kendala kalau lagi hujan atau ada kesibukan lain. Makanya saya bikin konsep seperti ini," kata Slamet.

Lambat laun, banyak yang mengetahui etalase amal Slamet. Banyak dhuafa memanfaatkan makanan yang tersedia di etalase tersebut. Keberadaan etalase itu juga mendorong banyak orang untuk ikut bersedekah, mengisi etalase amal tersebut.

Mereka cukup memasukkan makanan maupun minuman ke dalam etalase tersebut. Makanan dan minuman yang tersedia juga tidak pernah tersisa. Semuanya ludes dinikmati kaum dhuafa. Kerennya, para dhuafa tidak perlu canggung untuk mengonsumsi makanan tersebut. Tinggal ambil, tak perlu izin.

Sumber:  https://www.dream.co.id/your-story/inovasi-beramal-etalase-makanan-gratis-untuk-kaum-dhuafa-1811267.html

 Kampoengrasa siap bantu menyediakan nasi bungkus dan nasi box sebagai ladang amal. Mulai harga Rp10.000