Tampilkan postingan dengan label Menu Spesial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Menu Spesial. Tampilkan semua postingan

Rabu, 18 September 2019

Sekilas Tentang Nasi Urap




Urap (kadang dibaca urab atau disebut jamak urap-urap) adalah hidangan salad berupa sayuran yang dimasak (direbus) yang dicampur kelapa parut yang dibumbui sebagai pemberi citarasa.

Urap yang lazim kita temukan sebetulnya berasal dari khazanah masakan Jawa. Kata itu berasal dari bahasa Jawa 'urip' (hidup). Sayuran pada urap ini dimaknai bahwa setiap orang harus mampu menafkahi keluarga.




Sayuran yang lazim digunakan sebagai bahan urap adalah kacang panjang, taoge (kecambah), dan kenikir. Semua sayur-mayur ini direbus atau dikukus.

Tauge dimaknai sebagai pertumbuhan, kreatifitas dan memiliki makna kesuburan. Kacang panjang bermakna bahwa hidup harus selalu berfikir panjang dalam mengambil keputusan. Kacang panjang juga melambangkan umur yang panjang.

Sedangkan telur rebus  bermakna bahwa setiap aktivitas dalam hidup harus direncanakan agar hasilnya bisa sesuai harapan.


Kebanyakan rumah tangga memilih menggunakan kelapa parut segar yang masih kaya santan, dari pada kelapa parut ampas santan. Karena kelapa parut segar memberikan rasa yang kaya dan gurih. Kelapa parut ini dibumbui dengan bawang merah, bawang putih, dan cabai merah yang dihaluskan, air asam jawa, kencur, garam, dan gula jawa.***

*Disadur dari berbagai sumber

Selasa, 30 Juli 2019

Lontong Cap Go Meh



Cap Go Meh Ala Kampoengrasa

Lontong Cap Go Meh adalah masakan adaptasi peranakan Tionghoa Indonesia terhadap masakan Indonesia. Tepatnya masakan Jawa. Idealnya, hidangan ini terdiri dari lontong yang disajikan dengan opor ayam, sayur lodeh, sambal goreng hati, acar, telur pindang, abon sapi, bubuk koya, sambal, dan kerupuk.

Lontong Cap Go Meh biasanya disantap keluarga Tionghoa Indonesia pada saat perayaan Cap go meh. Yaitu empat belas hari setelah imlek atau tepatnya hari kelima belas bulan 1 penanggalan imlek. Tapi kini, hidangan lezat ini juga kerap disajikan kapan saja, tidak hanya ketika cap go meh.

Lontong Cap Go Meh dipercaya sebagai hidangan yang melambangkan asimilasi (semangat pembauran) antara kaum pendatang Tionghoa dengan penduduk pribumi di Jawa. Makanan ini dipercaya mengandung perlambang keberuntungan.

Rp17.000/pax


Mulai dari lontong padat yang dianggap berlawanan dengan bubur yang encer. Karena ada anggapan tradisional Tionghoa bahwa makanan encer merupakan makanan orang miskin atau orang sakit. Karena itulah, ada tabu yang melarang menyajikan dan memakan bubur ketika Imlek dan Cap go meh karena dianggap ciong atau membawa sial.

Bentuk lontong yang panjang juga dianggap melambangkan panjang umur. Sedangkan telur, dalam kebudayaan apapun selalu melambangkan keberuntungan. Kuah santan yang dibubuhi kunyit berwarna kuning keemasan, melambangkan emas dan keberuntungan.
   
Lontong Cap Go Meh merupakan fenomena khusus. Tradisi memakan lontong tidak dikenal dalam perayaan Imlek masyarakat Tionghoa di Kalimantan. Tapi hidangan ini dikaitkan dengan perayaan Imlek di pecinan di kota-kota di pulau Jawa, khususnya Semarang. Karena Suku Betawi sangat dipengaruhi kebudayaan peranakan Tionghoa, Lontong Cap Go Meh juga dianggap sebagai salah satu masakan Betawi.

Sabtu, 24 November 2018

Nasi Kuning Pelengkap Kegembiraan


 Nasi kuning adalah makanan khas Indonesia. Makanan ini terbuat dari beras yang dimasak bersama dengan kunyit serta santan dan rempah-rempah. Dengan ditambahkannya bumbu-bumbu dan santan, nasi kuning memiliki rasa yang lebih gurih daripada nasi putih. Nasi kuning adalah salah satu variasi dari nasi putih yang sering digunakan sebagai tumpeng. Nasi kuning biasa disajikan dengan bermacam lauk-pauk khas Indonesia.




 Dalam tradisi Di Indonesia warna nasi kuning melambangkan gunung emas yang bermakna kekayaan, kemakmuran serta moral yang luhur. Oleh sebab itu nasi kuning sering disajikan pada peristiwa syukuran dan peristiwa-peristiwa gembira seperti kelahiran, pernikahan dan tunangan. Dalam tradisi Bali, warna kuning adalah salah satu dari empat warna keramat yang ada, disamping putih, merah dan hitam. Nasi kuning oleh karena itu sering dijadikan sajian pada upacara kuningan.



Dua menu ke 3 Lokasi, Jumat (11/10/2204)

Nasi Kuning dan Ayam Bakar Nasi Campur. Jumat (11/10/2024), kirim ke SDN Tawangsari, ke  Perumahan Tawangsari Permai, dan Desa Jenek Kecamat...