Senin, 19 November 2018

Kisah Mereka yang Menularkan Hobi Sedekah Tiap Jumat




Menularkan kebiasaan baik, tidak harus diawali dengan kesuksesan secara materi. Seperti halnya yang dilakukan warga Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, bernama M. Alif (41). Pria ini  menyebar 'virus' sedekah lewat komunitas Sedekaholic.

Alif, seperti dikutip dari  detik.com, adalah seorang pengusaha reklame kecil-kecilan. Sudah sekitar satu tahun dia melakukan kegiatan yang dilakukan setiap Jumat pagi. Ia menyebarkan nasi bungkus plus minum , untuk orang-orang membutuhkan dan kaum dhuafa yang ditemuinya di pinggir jalan.

Seperti halnya yang dilakukan pada Jumat (7/1/2017) lalu, ketika hujan mengguyur Kota Kendal. Namun Alif tetap saja berbagi. Bersama rekannya, Eddie Prayitno, Alif berboncengan motor sambil  membawa dua kardus berisi nasi bungkus dan minuman kemasan.


Sedekaholic, Menularkan Hobi Sedekah Setiap JumatFoto: Angling Adhitya P/detikcom

Beberapa kali Alif dan Eddie mengitari kawasan sekitar Alun-alun Kota Kendal. Mereka berhenti, dan membagikan nasi bungkus itu kepada orang lain. Mulai dari petugas kebersihan, pengemis, gelandangan, pengayuh becak, hingga orang gila.

Hanya butuh waktu sekitar 15 menit, Alif tuntas membagikan puluhan nasi bungkus itu. Ia pun kembali ke rumahnya di Jalan Kenduri Krajan Kulon, Kaliwungu, Kendal. Di teras rumahnya yang sederhana, Alif bercerita soal hobinya menyalurkan sedekah setiap Jumat itu.

"Saya lupa kapan mulainya, habis Lebaran tahun 2015 kayaknya. Berdua sama teman namanya Priyatno Yuwono, teman waktu di SMP Negeri Kaliwungu. Dulunya cuma iseng ingin bancakan sama orang-orang di jalanan," kata Alif.

Alif kemudian meniatkan diri untuk rutin membagikan nasi bungkus setiap Jumat pada waktu sarapan. Kebiasaan positifnya itu menular, banyak orang tertarik ikut, bahkan penjual nasi bungkus pun kadang bersedekah berupa lauk.

"Awalnya hanya sekitar 20 nasi bungkus sama air putih gelas. Kadang bikin sendiri kadang beli, pokoknya yang layak dan sama seperti yang kita makan. Banyak yang tertarik, kadang orang warung ikut sedekah, lauknya dikasih ayam," tandas Alif.

Kegiatan yang dulu bernama Gerakan Menebar Nasi Bungkus (Gemar Menabung) itu kini makin banyak yang tertarik bergabung sehingga namanya dibuat menjadi Sedekaholic dan dibuatkan grup Facebook bernama Sedekaholic Community.

"Nama itu usulan teman-teman biar orang kecanduan untuk bersedekah," tandas Alif.

Kini Alif tidak sendiri memberikan sedekah melalui Sedekaholic. Banyak yang menitipkan sedekah dengan mengirimkan uang yang nantinya dijadikan nasi bungkus. Bahkan pos pembagian sudah bertambah. Bukan hanya di daerah Kaliwungu, tapi juga di Cepiring dan Kendal Kota.

"Sejak awal memang hari Jumat, untuk Jumat berkah," pungkasnya.

Sedekaholic, Menularkan Hobi Sedekah Setiap JumatFoto: Angling Adhitya P/detikcom

Dalam kegiatannya, Alif memang menyasar kaum dhuafa dan orang-orang yang hidupnya banyak dihabiskan di pinggir jalan. Termasuk mereka yang mengidap gangguan jiwa. Berbagai pengalaman juga sudah dia alami. Mulai dari makanan yang dibanting, hingga dikira sogokan dari calon kepala daerah.

"Dulu pas masa kampanye, ditanya nasi dari nomor urut berapa. Pernah juga sama orang gila dibanting nasi bungkusnya, tapi lama-kelamaan mereka hafal dengan saya," ujar Alif sambil tertawa.

 Sumber: https://news.detik.com/berita/d-3391913/kisah-mereka-yang-menularkan-hobi-sedekah-tiap-jumat

Kampoengrasa siap bantu menyalurkan nasi bungkus bergizi, untuk Sedekah Jum'at . Harga mulai Rp 10.000

Tidak ada komentar:

Posting Komentar